Senin, 05 Desember 2011

Contoh Rpp :D

RPP BIOLOGI KELAS X SMA
SEMESTER GANJIL
”JAMUR (FUNGI)”






ANDIA RIFKA WINDASARI
1015150008
FKIP BIOLOGI


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA
2011

KATA PENGANTAR
Puji dan Syukur, saya panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga saya dapat menyusun RPP mengenai “Jamur (Fungi)” ini tepat pada waktunya.
Dalam penyusunan RPP  ini, saya banyak mendapat tantangan dan hambatan akan tetapi dengan bantuan dari berbagai pihak tantangan itu bisa teratasi. Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan RPP ini, semoga bantuannya mendapat balasan yang setimpal dari Tuhan Yang Maha Esa.
Saya menyadari bahwa RPP  ini masih jauh dari kesempurnaan baik dari bentuk penyusunan maupun materinya. Oleh sebab itu saya mengharapkan kritik yang membangun dari para pembaca demi penyusunan yang lebih baik lagi.
Akhir kata semoga RPP ini dapat memberikan manfaat bagi kita sekalian.





Jakarta,  November 2011           

DAFTAR ISI

Kata Pengantar ........................................................................................................ 1
Daftar Isi ...................................................................................................................2
Pendahuluan ............................................................................................................  3
Latar Belakang ………………………………………………………………………..  3
Pengertian ……………………………………………………………………………..  5
Komponen RPP………………………………………………………………………..  6
Tujuan …………………………………………………………………………………..  9
Manfaat…………………………………………………………………………………  9
Silabus ....................................................................................................................... 11
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) .......................................................13
Tujuan Pembelajaran ………………………………………………………………. 14
      Materi Pembelajaran ………………………………………………………………. 14
Metode Pembelajaran …………………………………………………………..… 14
Langkah-Langkah Kegiatan ……………………………………………………… 15
Sumber Belajar ………………………………………………………………………. 20
Penilaian Hasil Belajar ……………………………………………………………… 21
Daftar Pustaka......................................................................................................... 24



PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang
Berlandaskan dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP), Pemerintah melalui Departemen Pendidikan Nasional, berkewajiban menetapkan berbagai peraturan tentang  standar penyelenggaraan pendidikan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Standar nasional pendidikan yang dimaksud meliputi: (1) standar isi, (2) standar kompetensi lulusan, (3) standar proses, (4) standar pendidik dan tenaga kependidikan, (5) standar sarana dan prasarana, (6) standar pengelolaan, (7) standar pembiayaan, dan (8) standar penilaian pendidikan.
Dalam pencapaian standar isi (SI) yang memuat standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) yang harus dicapai oleh peserta didik setelah melalui pembelajaran dalam jenjang dan waktu tertentu, sehingga pada gilirannya mencapai standar kompetensi lulusan (SKL) setelah menyelesaikan pembelajaran pada satuan pendidikan tertentu secara tuntas. Agar peserta didik dapat mencapai SK, KD, maupun SKL secara optimal, perlu didukung oleh berbagai standar lainnya dalam sebuah sistem yang utuh. Salah satu standar tersebut adalah standar proses.
PP nomor 19 tahun 2005 yang berkaitan dengan standar proses mengisyaratkan bahwa guru diharapkan dapat mengembangkan perencanaan pembelajaran, yang kemudian dipertegas malalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) nomor 41 tahun 2007 tentang Standar Proses, yang antara lain mengatur tentang perencanaan proses pembelajaran yang mensyaratkan bagi pendidik pada satuan pendidikan untuk mengembangkan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), khususnya pada jenjang pendidikan dasar dan menengah jalur formal, baik yang menerapkan sistem paket maupun sistem kredit semester (SKS).
Setiap guru pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun RPP secara lengkap dan sistematis agar pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.
Selain itu, pada lampiran Permendiknas nomor 16 tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru, juga diatur tentang berbagai kompetensi yang harus dimiliki oleh pendidik, baik yang bersifat kompetensi inti maupun kompetensi mata pelajaran. Bagi guru pada satuan pendidikan jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), baik dalam tuntutan kompetensi pedagogik maupun kompetensi profesional, berkaitan erat dengan kemampuan guru dalam mengembangkan perencanaan pembelajaran secara memadai.
Oleh karena itu, disamping sebagai implementasi dari Permendiknas nomor 25 tahun 2006 tentang Rincian Tugas Unit Kerja di Lingkungan Ditjen Mandikdasmen bahwa rincian tugas Subdirektorat Pembelajaran - Dit. PSMA (yang antara lain disebutkan bahwa melaksanakan penyiapan bahan penyusunan pedoman dan prosedur pelaksanaan pembelajaran, termasuk penyusunan pedoman pelaksanaan kurikulum) dipandang perlu menyusun panduan bagi guru SMA sehingga dapat dijadikan salah satu referensi dalam pengembangan RPP.
B.    Pengertian RPP

Berdasarkan PP 19 Tahun 2005 Pasal 20 dinyatakan bahwa:
Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang memuat sekurang-kurangnya tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pengajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar”.
Sesuai dengan Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses dijelaskan bahwa RPP dijabarkan dari silabus untuk mengarahkan ke­giatan belajar peserta didik dalam upaya mencapai KD. Setiap guru pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun  RPP secara lengkap dan sistematis agar pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.









C.   Komponen RPP
RPP disusun untuk setiap KD yang dapat dilaksanakan dalam satu kali pertemuan atau lebih. Guru merancang penggalan RPP untuk setiap pertemuan yang disesuaikan dengan penjadwalan di satuan pendidikan.

Komponen RPP adalah:
  1. Identitas mata pelajaran, meliputi:
a.     satuan pendidikan,
b.     kelas,
c.      semester,
d.     program studi,
e.      mata pela­jaran atau tema pelajaran,
f.       jumlah pertemuan.
  1. Standar kompetensi
merupakan kualifikasi kemam­puan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada setiap kelas dan/atau semester pada suatu mata pelajaran.
  1. Kompetensi dasar, 
adalah sejumlah kemampuan yang harus dikuasai peserta didik dalam mata pelajaran ter­tentu sebagai rujukan penyusunan indikator kompe­tensi dalam suatu pelajaran.
  1. Indikator pencapaian kompetensi,
adalah perilaku yang dapat diukur dan/atau diobservasi untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar tertentu yang menjadi acuan penilai­an mata pelajaran. Indikator pencapaian kompetensi dirumuskan dengan menggunakan kata kerja opera­sional yang dapat diamati dan diukur, yang mencakup pengetahuan, sikap, dan keterampilan.
  1. Tujuan pembelajaran, 
menggambarkan proses dan ha­sil belajar yang diharapkan dicapai oleh peserta didik sesuai dengan kompetensi dasar.
  1. Materi ajar, 
memuat fakta, konsep, prinsip, dan pro­sedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator pencapaian kompe­tensi.
  1. Alokasi waktu, 
ditentukan sesuai dengan keperluan un­tuk pencapaian KD dan beban belajar.
  1. Metode pembelajaran,
digunakan oleh guru untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembela­jaran agar peserta didik mencapai kompetensi dasar atau seperangkat indikator yang telah ditetapkan. Pemi­lihan metode pembelajaran disesuaikan dengan situ­asi dan kondisi peserta didik, serta karakteristik dari setiap indikator dan kompetensi yang hendak dicapai pada setiap mata pelajaran.
  1. Kegiatan pembelajaran :
a.           Pendahuluan
Pendahuluan merupakan kegiatan awal dalam suatu pertemuan pembelajaran yang ditujukan un­tuk membangkitkan motivasi dan memfokuskan perhatian peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran.
b.           Inti
Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD. Kegiatan pembelajaran di­lakukan secara interaktif, inspiratif, menyenang­kan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Kegiatan ini dilakukan secara sistematis dan sistemik melalui proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.
c.           Penutup
Penutup merupakan kegiatan yang dilakukan un­tuk mengakhiri aktivitas pembelajaran yang dapat dilakukan dalam bentuk rangkuman atau simpul­an, penilaian dan refleksi, umpan balik, dan tindaklanjut.

  1. Penilaian hasil belajar
Prosedur dan instrumen penilaian proses dan hasil belajar disesuaikan dengan indikator pencapaian kom­petensi dan mengacu kepada Standar Penilaian.

  1. Sumber belajar
Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar, serta materi ajar, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kom­petensi.



D.   Tujuan
Penyusunan pembuatan RPP ini bertujuan :
1.      Menjelaskan pengertian dari RPP.
2.      Arti pentingnya  proses perencanaan pembelajaran dalam proses pencapaian kompetensi siswa.
3.      Menjelaskan komponen RPP.
4.      Menjelaskan prinsip-prinsip penyusunan RPP.
5.      Menjelaskan langkah-langkah penyusunan RPP.

E.    Manfaat
Perencanaan pembelajaran merupakan bagian penting dalam pelaksanaan pendidikan di sekolah.  Melalui perencanaan pembelajaran yang baik, guru akan lebih mudah dalam melaksanakan pembelajaran dan siswa akan lebih terbantu dan mudah dalam belajar. Perencanaan pembelajaran dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik, sekolah, mata pelajaran, dan sebagainya. 
RPP ini disusun dengan harapan bermanfaat bagi semua pihak yang berkepentingan dengan pengembangan perencanaan pembelajaran, seperti kepala sekolah, guru, pengawas sekolah menengah atas maupun pembina pendidikan lainnya. Bagi kepala sekolah panduan ini dapat dijadikan bahan pembinaan terhadap guru sebagai bagian dari tugasnya dalam melakukan supervisi terhadap proses perencanaan pembelajaran.
Bagi guru, panduan ini dapat dimanfaatkan sebagai salah satu referensi untuk meningkatkan kompetensi dalam pengembangan perencanaan pembelajaran. Sehingga akan menghasilkan satu kegiatan pembelajaran yang berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.
Bagi pengawas sekolah menengah atas atau para pembina pendidikan lainnya keberadaan panduan juga diharapkan mendatangkan manfaat dalam melakukan supervisi dan memberikan layanan profesional, berupa bimbingan teknis dan pendampingan secara terprogram dan berkelanjutan.













SILABUS
Mata Pelajaran      : Biologi
Kelas/Program       : X
Semester                   : 1


Standar Kompetensi :       2. Memahami prinsip-prinsip pengelompokkan
                                                      makhluk hidup.


Kompetensi Dasar
Materi Pokok dan Uraian Materi Pokok
Pengalaman Belajar
Indikator
Penilaian
Alokasi Waktu (menit)
Sumber/
Bahan/Alat

2.4
Mendeskripsikan ciri-ciri dan
jenis-jenis
jamur
berdasarkan
hasil
pengamatan,
percobaan,
dan kajian literatur serta
peranannya
bagi
kehidupan.

Jamur (Fungi)
o Ciri-ciri jamur.
Jamur merupakan organisma
eukariotik, bersifat uniselular
atau multiselular, dengan dinding
sel dari glukan , mannan, dan
kitin, tidak berklorofil,
memperoleh nutrisi dengan
menyerap, berkembang biak secara aseksual dan seksual.
o Pengelompokan jamur.
Jamur dikelompokkan menjadi 4
golongan, antara lain :
Zygomycotina membentuk
zygospora hasil pembiakan
secara kawin; Ascomycotina
membentuk spora generatif di
dalam askus; Basidiomycotina
membentuk spora generatif pada
basidium dan umumnya memiliki
tubuh buah berukuran besar;
Deuteromycotina membentuk
spora secara vegetatif dan
belum diketahui fase
kawinnya.Bentuk
pengelompokkan lain pada
jamur adalah Khamir(jamur
uniselular, memperbanyak diri
dengan budding), Kapang (jamur
bermiselium), Cendawan (jamur
yang memiliki tubuh buah
makroskopis)
o Reproduksi jamur.
Jamur berkembangbiak dengan
tunas (budding) dan
spora(vegetatif dan generatif)
o Peranan jamur dalam
kehidupan.
Peranan jamur dalam kehidupan
sangat luas . Jamur berperan
dalam keseimbangan lingkungan
yaitu sebagai
dekomposer,bersimbiosis
dengan tanaman tertentu
(mikoriza) dalam suplai unsur
hara.Jamur juga sangat penting
dalam fermentasi makanan dan
obat-obatan. Jamur jenis
cendawan ada yang beracun
dan ada yang dapat dimakan
Jamur jenis kapang ada yang
menghasilkan aflatoksin.`Selain
itu jamur juga dapat bersifat
parasit pada tumbuhan, hewan,
dan manusia.

Melakukan pengamatan
morfologi mikroskopis dan
makroskopis (khamir dan
kapang)
§ Melakukan pengamatan
tubuh buah jamur
makroskopis (cendawan)
§ Melakukan kajian literatur tentang reproduksi jamur
§ Menggali informasi dari
berbagai sumber
literatur/media peranan jamur
bagi kehidupan (tugas
mandiri)
§ Melakukan percobaan
fermentasi makanan dengan
jamur.

Menjelaskan ciri-ciri
umum Phillum dalam
Kingdom Fungi.
o Membandingkan
reproduksi pada jamur
o Membuat laporan tertulis
hasil pengamatan jenisjenis
jamur di lingkungan
sekitarnya (dengan
foto/gambarnya).
o Menyajikan data contoh
peran jamur bagi
kehidupan.
o Membandingkan jamur
dengan tumbuhan tingkat
tinggi.

Jenis tagihan:
Tugas individu,
tugas kelompok,
performans,
ulangan.

Bentuk tagihan:
Produk, unjuk
kerja, pengamatan
sikap, pilihan
ganda dan
uraian.

6 X 45’

Sumber:
Buku Paket.
Alat:
Mikroskop,
kaca objek,
kaca penutup,
pipet, gelas kimia, Panci,
dandang,
OHP/komputer
/LCD.
Bahan:
LKS, Bahan
Presentasi,
charta
perkembangbi
akan jamur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar